Tips Agar Makanan Tidak Cepat Basi

Makanan basi disebabkan karena adanya jamur atau bakteri yang berkembang dalam makanan. Bakteri dan jamur membutuhkan waktu tertentu agar dapat berkembang biak dengan baik dalam makanan. Rasa asam/kecut pada makanan basi disebabkan sisa metabolisme bakteri dan jamur tersebut. Makanan yang sudah basi, jika dikonsumsi dapat menimbulkan berbagai gangguan pencernaan seperti diare.

Makanan Basi

 

Ciri-ciri makanan basi dapat kita rasakan melalui bau, tampilan, rasa, dan karakteristik. Makanan basi biasanya berbau apak atau tidak enak, dengan tampilan berlendir atau tumbuh jamur. Rasa makanan pun sudah berubah menjadi asam/kecut. Untuk produk yang di jual di supermarket, kita dapat mengetahui karakteristiknya melalui tanggal kadaluwarsa. Pilihlah makanan yang tanggal kadaluwarsanya masih lama.

Berikut beberapa tips agar makanan tidak cepat basi :

  1. Sebelum memasak makanan, pastikan tangan bersih setiap kali hendak memegang makanan. Jika perlu gunakan handglove sehingga tangan tidak menyentuh langsung pada makanan. Salah satu bagian tubuh yang banyak mengandung bakteri adalah tangan. Cuci tangan dengan air hangat dan deterjen. pastikan juga kuku jari tangan sudah terpotong rapi. Cuci tangan sekali lagi setiap kali selesai menyentuh bahan makanan mentah, ke toilet, atau setelah membersihkan sampah.
  2. Jagalah alat masak dan lingkungan memasak dengan baik sehingga bersih. Cucilah dengan baik pisau, telenan, cobek, dll dengan baik. Jika ingin lebih steril, dapat direndam dalam air panas sebelumnya. Jangan gunakan lap yang sudah kotor berkali-kali untuk mengelap makanan. Perhatikan busa pembersih piring, jika sudah terlalu lama dipakai maka akan tumbuh bakteri dan jamur pada busa tersebut.
  3. Jangan gunakan jari atau telapak tangan untuk mencicipi makanan. Gunakan sendok sekali saja dan jangan diulang-ulang, kecuali dicuci lebih dahulu karena makanan dapat terkontaminasi lewat ludah kita yang menempel di sendok. Jika ingin lebih aman, gunakan dua sendok, satu untuk mengambil makanan dari panci/wajan, satu untuk mencicip makanan.
  4. Agar makanan tahan lama, kita dapat memasukkan makanan ke kulkas. Saat hendak dimakan, makanan dapat dihangatkan. Pada suhu dingin, bakteri dan jamur tidak dapat berkembang dengan baik.
  5. Jika kita memasak nasi, pada saat memasak menggunakan rice cooker, setelah beras menjadi nasi maka cabut listiknya lalu aduk-aduk nasi biar tidak memadat. Hilangkan uap nasi, kemudian tutup kembali. Hal ini berfungsi agar uap air tidak jatuh ke nasi. Beberapa waktu kemudian kita dapat menyalakan kembali listrinya.
  6. Jika kita membeli bahan makanan daging, segera cuci bersih bahan makanan sebelum dimasukkan freezer, kemudian tiriskan, dan masukkan ke dalam wadah yang tertutup (dapat menggunakan plastik wrapping). Daging, ayam, atau ikan yg sudah dicuci bersih dapat dilumuri dengan garam dan merica agar lebih awet.

Ada beberapa bahan makanan yang cepat membuat makanan menjadi basi, diantaranya adalah :

  1. Dairy product
    Susu, keju, whip cream, es krim dan produk susu lainnya adalah bahan-bahan yang mudah rusak. Dalam keadaan mentah, susu dan bahan yang mengandung susu harus disimpan di suhu dingin dan tidak boleh disimpan terlalu lama. Setidaknya 2 hari setelah dibuka, produk susu harus dihabiskan. Aturan ini berlaku juga untuk kue-kue dan makanan yang menggunakan susu, keju, whip cream dan produk susu lainnya.
  2. Seafood
    Bahan makanan mentah yang paling cepat basi di suhu ruangan adalah makanan laut (seafood). Termasuk di dalamnya adalah segala jenis ikan, udang, cumi-cumi, kepiting, tiram, rumput laut segar, dan sebagainya. Jika tidak hendak segera dimasak, seafood harus segera disimpan dengan bongkahan es, atau diletakkan di dalam freezer.
  3. Daging mentah
    Daging mengandung protein yang tinggi pula seperti halnya seafood, sehingga mudah busuk. Ketika sudah jadi olahan dalam kue atau masakan pun, Anda tidak boleh lupa meletakkannya di dalam kulkas jika akan disimpan untuk keesokan harinya. Selain itu, Anda juga harus rutin memanaskannya kembali untuk mencegah kontaminasi bakteri.
  4. Telur
    Telur mentah bercangkang utuh bisa bertahan beberapa hari dalam suhu ruangan, dan bertahan jauh lebih lama jika kita simpan di dalam kulkas. Namun jika sudah matang, telur hanya bisa bertahan satu malam di suhu ruang. Jadi, hati-hati dengan makanan atau bahan olahan yang mengandung telur, karena itu berarti Anda harus menyimpannya di dalam kulkas.
  5. Makanan Bersantan
    Makanan bersantan mudah menjadi basi. Untuk mencegahnya, saat membuat santan, kelapa harus dikupas dulu kulit arinya kemudian kerik sampai rata bagian dalamnya lalu gunakanlah air hangat matang (jangan yang dingin) saat memeras.

Hasil Pencarian Terkait :

agar makanan tidak cepat basi | tips agar makanan tidak cepat basi | penyebab makanan cepat basi | cara agar makanan tidak basi | makanan basi | penyebab makanan basi | cara mencegah agar makanan tidak cepat rusak oleh bakteri | makanan yg di box agar tidak mudah basi | cara agar makanan tidak cepat basi | ciri makanan basi | 
 
This entry was posted in Tips Catering Sehat and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Tips Agar Makanan Tidak Cepat Basi

  1. hayrul asby says:

    thank’s xa bt articlenxa soalxa gw ada tugas dr schööl….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>