Tips Makan Sehat Untuk Berbuka Puasa

Saat berpuasa, umat Islam diwajibkan untuk tidak makan mulai terbit fajar hingga terbenam matahari. Mengurangi makan saat berpuasa bukan berarti harus mengurangi kualitas makanan. Saat berbuka, pastikan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dalam sehari.

Dan juga tidak perlu berbuka puasa dengan yang berlebihan atau sampai terlalu kenyang, itu akan bisa membuat sistem pencernaan kita menjadi terkejut dan akan membuat tidak nyaman pada sistem pencernaan kita. Ketika kita berpuasa dengan tidak makan dan minum selama sekitar 14 jam, organ-organ ikut beristirahat. Tubuh pun secara alamiah melakukan detoksifikasi atau membuang racun yang selama ini menumpuk. Hasilnya, setelah berpuasa kulit menjadi lebih bersih, tekanan darah dan gula darah turun, dan fungsi organ menjadi lebih baik.

Bagi umat Muslim, disunahkan berbuka puasa dengan makanan atau minuman yang manis. Makanan dan minuman manis memang dianjurkan untuk santapan awal buka puasa. Tapi bukan berarti kita menjadi terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau minuman manis, terlebih lagi bila mengandung kadar gula tinggi.

Catering Bandung
 

Menurut Dr Ari, banyak orang keliru menginterpretasikan maksud dari ‘berbuka dengan yang manis’. Mengonsumsi makanan atau minuman manis memang baik dilakukan pada saat buka puasa, agar dapat segera memulihkan energi setelah seharian berpuasa. Tapi yang keliru adalah porsi makanan atau minuman berbuka puasa berisi makanan atau minuman manis yang berlebihan.

Tips untuk Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan dengan Sehat

  • Minum yang manis alami tanpa gula.
    Minuman buka puasa yang baik dapat berupa buah melon atau semangka dan buah lainnya. Hindari gula pasir karena akan memberi dampak kesehatan yang kurang baik. Hal ini karena makanan manis akan membuat tubuh melepaskan insulin dengan cepat sehingga memicu rasa lapar lebih cepat pula.
    Selain itu, Produk gula merupakan jenis karbohidrat sederhana, artinya sangat mudah dipecah dan dicerna menjadi gula darah. Hasilnya, bila gula dikonsumsi secara berlebih, maka gula darah akan melonjak dalam tubuh dan membuat orang mudah mengantuk, lemas dan menimbun lemak.
    Insulin juga berfungsi untuk memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi. Bila insulin dilepaskan dengan sangat cepat, maka orang merasa cepat berenergi tetapi sekaligus cepat menghabiskan cadangan energi.
    Buah-buahan adalah salah satu jenis makanan yang memiliki kandungan gizi, vitamin, dan mineral yang pada umumnya sangat baik untuk dikonsumsi. Ketika berbuka puasa meneguk segelas jus buah yang mampu meningkatkan kadar gula, sehingga tubuh kembali bertenaga. Seperti : kurma, pepaya, pisang, mangga, apel, jeruk, strawberry, dan belimbing
    Alasan dari disarankannya berbuka dengan makanan yang manis adalah karena makanan yang manis-manis dapat melancarkan sistem pencernaan dan dapat mengembalikan energi yang sudah terbuang selama berpuasa.
  • Karbohidrat kompleks akan lebih baik dan pilihlah makanan yang tidak digoreng.
    Nasi putih, dan makanan gorengan akan membuat ngantuk saat tarawih. Gorengan dapat mengikat oksigen darah sampai 20%.
    Menu buka puasa sebaiknya berisi karbohidrat kompleks yang diserap secara perlahan oleh tubuh. Sebagai pembuka makan, kita dapat memilih kurma. Kurma merupakan jenis karbohidrat kompleks, sama halnya dengan nasi merah, jagung dan gandum. Karbohidrat kompleks akan lebih lambat dipecah atau dicerna menjadi gula darah, dengan demikian gula darah akan tetap stabil (tidak mengalami fluktuasi yang tinggi). Selain itu karbohidrat kompleks juga sangat membantu proses metabolisme energi tubuh.
  • Pilih lemak sehat atau minyak yang tidak digoreng, seperti zaitun, minyak kelapa atau flaxseed oil.
    Lemak yang tidak digoreng misalnya dalam bentuk sambal. Lemak membuat pergerakan makanan di perut menjadi lambat, sehingga lebih tahan lapar. Akan tetapi kalau diasup minyak gorengan, baik dari makanan siap saji yang dibeli semalam sebelumnya, atau menggoreng langsung, maka kita memasukkan radikal bebas ke dalam tubuh kita. Akibatnya manfaat puasa secara fisiologis berkurang
  • Saat berbuka puasa, konsumsilah air putih. Usahakan mulai buka puasa sampai tidur minimal kita mengkonsumsi air sampai dengan 1 liter.

Jadi Untuk berbuka, pilihlah makanan yang ringan, berserat, manis, serta mengandung cukup mineral, vitamin dan karbohidrat. Bila tubuh sudah bisa menyesuaikan diri dengan kondisi puasa, maka sel-sel tubuh akan optimal melakukan proses penyembuhan dan pembersihan racun.

Selamat berpuasa!

This entry was posted in Tips Puasa Sehat and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>